TKA adalah tes berbasis komputer, soal-soalnya disusun dengan variasi yang tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga pemahaman dan keterampilan berpikir kritis. Ada dua jenis soal yang digunakan, yaitu:
Soal tunggal, merupakan jenis soal yang berdiri sendiri, tidak terkait dengan soal lainnya.
Soal grup, terdiri dari beberapa soal yang mengacu pada stimulus yang sama, misalnya teks bacaan, grafik, atau ilustrasi tertentu.
Dengan adanya kombinasi soal ini, siswa tidak hanya diuji dari sisi penguasaan materi, tetapi juga kemampuan menganalisis informasi. Selain itu, tidak ada perbedaan antara soal TKA Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013, karena penyusunan soal TKA sudah mempertimbangkan materi serta kompetensi dari kedua kurikulum tersebut.
Muatan dan Kompetensi yang Diujikan
A. SD/MI Sederajat
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
TKA Bahasa Indonesia di jenjang SD berfokus pada keterampilan membaca, karena membaca adalah fondasi utama untuk terus belajar dan beradaptasi di era modern.
Muatan:
Teks informasi → berisi fakta sederhana dari berbagai topik dengan lingkup lokal maupun nasional.
Teks fiksi → berupa cerita rekaan, fantasi, atau kisah faktual (seperti sejarah/biografi) dengan alur sederhana, tokoh datar, dan penyelesaian tunggal.
 Kompetensi yang Diukur:
Pemahaman tekstual → memahami informasi eksplisit, mengelompokkan, dan menyajikan kembali isi teks.
Pemahaman inferensial → menarik kesimpulan dari informasi tersirat dalam teks.
Evaluasi dan apresiasi → menilai ide dalam teks, memberi tanggapan emosional/estetis, serta mengkritisi penggunaan bahasa penulis.
Mata Pelajaran: Matematika
TKA Matematika dirancang untuk menilai kemampuan siswa dalam memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika, serta bagaimana mereka mengaplikasikan pengetahuan tersebut untuk menyelesaikan masalah (problem solving).
Muatan:
Materi diambil dari Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka, meliputi:
Bilangan
Geometri dan Pengukuran
Data
 Kompetensi yang Diukur:
Pengetahuan dan pemahaman matematika
Representasi matematis
Penalaran
Pemecahan masalah
Koneksi antar konsep matematika
 Level Kognitif:
Pengetahuan dan Pemahaman → melakukan operasi hitung, membaca data dari tabel/diagram/grafik, mengelompokkan objek sesuai konsep matematika.
Aplikasi → memodelkan masalah nyata dalam bentuk matematika, menggunakan rumus, serta menginterpretasikan soal kontekstual.
Penalaran → menganalisis hubungan konsep, memecahkan masalah kompleks, mengevaluasi, dan menarik kesimpulan dari data matematis.